Home

GEOLOGI KUARTER SEBAGAI ILMU TERAPAN

Editor : Dr. Said Aziz, M.Sc (INAQUA-Jakarta Indonesia)

Makalah ini disampaikan oleh Prof. DR. C. Danisworo pada pidato pengukuhan Guru besar pada 21 Pebruari 2004 dalam rapat Senat UPN Veteran Jogjakarta. Saat ini,  beliau bertugas sebagai dosen di Program studi Teknik Geologi, Fak. Teknologi Mineral UPN Jogjakarta. Tulisan ini saya anggap penting untuk kita baca, khususnya para Mahasiswa dan Sarjana Geologi.

Pendidikan Geologi Kuarter
Hasil kajian, telaah dan riset Geologi Kuarter justru akan menjadi penentu riset-riset geologi di jaman yang lebih tua dan tentunya akan sangat membantu untuk mengantisipa apa/siapa yang akan terjadi di kemudian hari, bahkan dapat sebagai kunci masa depan. Sehingga paradigma dari prinsip pembelajaran geologi uniformitarianism, adalah “The present is the key to the past”.  Tidaklah berlebihan apabila di dalam Geologi Kuarter prinsip tersebut dapat juga diubah menjadi “The past and the present are the key to the future”. Ternyata begitu banyaknya permasalahan di dalam Geologi Kuarter seperti makna yang disebut sebelumnya, yang disebabkan tidak atau belum didukung oleh pendidikan Geologi Kuarter yang memadai.  Mahasiswa Indonesia diduga kurang berminat menekuninya karena kurangnya publikasi, seminar dan promosi mengenai Geologi Kuarter.  Mahasiswa menganggap Geologi Kuarter adalah sebagai endapan aluvial. Aspek yang luas dalam Geologi Kuarter menjadi hambatan sekaligus peluang dalam pendidikan, sehingga ada yang menggolongkan hanya sebagai ilmu murni Geologi Kuarter untuk tingkat pendidikan strata-1 (S1), dan terapannya pada tingkat Magister (S2).  Kendati demikian pada dua tahun terakhir ini, paling tidak di Jurusan Teknik Geologi UPN “Veteran” Yogyakarta, jumlah mahasiswa peminat mata kuliah pilihan Geologi Kuarter meningkat sekitar 50 orang/tahun.
Upaya Menjadikan Geologi Kuarter Sebagai Ilmu Terapan
Untuk menyiapkan pendidikan Geologi Kuarter, dan meningkatkan minat mahasiswa/pemuda Indonesia mengeluti dunia Geologi Kuarter, perlu upaya semua pihak, termasuk pemerintah.  Yang pertama, kita masih perlu merumuskan arah, bobot dan tujuan pendidikan Geologi Kuarter.  Diusulkan pula suatu usaha-usaha untuk mengenalkan Geologi Kuarter kepada para pengambil keputusan, sehingga dapat membuka wawasan serta peluang kerja baru.  Riset dan dan hasilnya dirancang sebagai solusi pertumbuhan ekonomi di masa depan.  Oleh karena itu, diharapkan kedepan di Indonesia perlu dilaksanakan riset-riset Kuarter, seperti yang berhubungan dengan stratigrafi (antara lain stratigrafi gunung api, stratigrafi undak pantai / sungai, dan bio-stratigrafi), paleoklimatologi (analisis foraminifera kuantitatif dengan coiling ratio, O16/O18, koral, moluska, palinologi, limnologi, mineralogy lempung, karst dan eolian), Tektonik, Peta Geologi Kuarter yang selain bersifat keilmuan juga harus dapat terbaca untuk keteknikan, sumberdaya mineral, pengelolaan kawasan pantai dan pariwisata.
Geologi Kuarter yang termasuk di dalamnya masa kita hidup sekarang ini, banyak melibatkan aktivitas manusia, maka Geologi Kuarter merupakan juga atau dapat menjadi ilmu terapan yang penting. Bahkan Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi di Bandung menerapkan riset-riset Geologi Kuarter dengan pengembangan wilayah. Berbagai masalah lingkungan, hidrogeologi, bencana alam, teknik sipil dan perencanaan, sampai dengan ke industri/pertambangan, dan lain-lain sangat terkait erat dengan Geologi Kuarter.
Penerapan Geologi Kuarter
Penerapan Geologi Kuarter untuk eksplorasi endapan plaser Kuarter telah dilakukan oleh Dr. Said Aziz (Mantan Peneliti Senior di ESDM).  Ia menyatakan bahwa banyak endapan berasal dari hasil erosi emas primer yang kemudian diendapkan kembali di lembah, sungai, dan pantai membentuk endapan plaser Kuarter. Banyak endapan plaser di Kawasan Timur Indonesia belum dieksplorasi, maka dalam era otonomi daerah ini, dalam rangka meningkatkan PAD dan membuka lapangan kerja baru perlu diadakan eksplorasi emas plaser dan inventarisasi.
Untuk menunjang kegiatan tersebut perlu penguasaan Geologi Kuarter untuk eksplorasi endapan plaser Kuarter. Endapan emas plaser di  Indonesia yang sudah ditambang umumnya masih di kawasan barat Indonesia, misalnya di Monterado (Kalimantan Barat), Ampalit dan Kapus (Kalimantan Tengah) dan Woyla (Aceh Carat, Nanggro Aceh Darusalam).  Dalam artikel Ungkap M. Lumbanbatu tentang "Peluang dan Tantangan ahli Geolgi Kuarter" menyatakan,  geologi kuarter menjadi penting untuk diteliti karena proses geologi yang terjadi sangat dinamis. Salah satu contoh fenomena geologi yang terjadi baru baru ini seperti peristiwa gempa bumi dahsyat dan tsunami di Aceh, gempa bumi di Jogya dan meletusnya Gunung Merapi yang menelan ratusan ribu korban manusia serta kerugianharta benda. Bencana geologi ini menjadi sangat universal sifatnya karena kejadiannya dapat menimpa seluruh muka bumi dan khususnya di Indonesia, dimana kondisi dan tataan geologi dan tektoniknya menunjang terjadinya bencana geologi. Ada beberapa peristiwa geologi penting yang terjadi pada zaman Kuarter: a. Manusia muncul dalam zaman Kuarter yang mencakup dua juta tahun yang lalu. b.Manusia hidup di lingkungan geologi Kuarter ( batuaan, endapan, bentang alam) yang penting bagi tata guna tanah dan pertanian. c. Geologi Kuarter sangat dinamis, karena adanya;  Perubahan muka laut, Perubahan Iklim (Pemanasan Global), Pergerakan lempeng yang sangat aktif, Kegiatan Vulkanisme, Gempabumio Longsor, sedimentasi, abrasi pantai dan Banjir. d.Terdapat bahan galian golongan C (pasir, kerikil, lempung, gamping, trass dll), d.Terdapat sumber daya mineral seperti emas, intan, illimenit, monasit (placer deposits)serta terjadinya laterisasi seperti bauxite, nikel dll. Material penyusun Kuarter dibentuk oleh sediment lepas (unconsodilated sediments) yang rentan terhadap perubahan daya dukung. Dilain pihak wilayah ini merupakan lahanyang subur sehingga pemukiman penduduk berkembang dengan sangat pesatnya. Konsekuensinya fungsi lahan mengalami perubahan, serta terganggunya keseimbanan lingkungan##.
Bersambung ......(Baca juga “Penelitian Geologi Kuarter Di Indonesia”)

 

 

Login Form

Anda Pengunjung ke

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini14
mod_vvisit_counterKemarin71
mod_vvisit_counterMinggu Ini14
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin600
mod_vvisit_counterBulan Ini1984
mod_vvisit_counterBulan Kemarin2340
mod_vvisit_counterSeluruhnya72215

Online (20 minutes ago): 1
IP Anda: 54.161.192.135
,
Hari Ini: Okt 26, 2014